Commitment is about doing whatever it takes.—Anonymous

"Tim Sukses"

Friday, July 27, 2007

Adalah mengherankan bagi saya menonton atau membaca berita mengenai “tim sukses” akhir-akhir ini. Terlebih menjelang pemilihan gubernur Jakarta pada awal bulan muka. Hampir tiada hari tanpa berita soal tim sukses Anu begitu dan tim sukses Ani begini. Seingat saya tidak ada sebelumnya perhelatan pemilihan kepala daerah yang menyita perhatian sebesar pemilihan gubernur Jakarta ini – huh, dasar sentralisasi menyebalkan.

Mengapa mengherankan? Sebab pengertian “tim sukses” tidaklah jelas benar. Apa sih tim sukses itu? Sebuah tim yang sukses/berhasil? Kan belum tentu.

Sejarah mencatat (sengaja saya tuliskan kata “sejarah” supaya Zen dkk. berminat menanggapi hehe) tim sukses Wiranto, Megawati, Amien Rais, dan Hamzah Haz sebagai “tim sukses yang gagal” dalam pemilihan Presiden pada 2004 silam.

Padahal, bagaimana mungkin tim sukses bisa gagal? Itu kan contradictio in terminis.

Sebenarnya ada pilihan kata yang lebih baik, yang sebenarnya sudah juga digunakan selama ini, yaitu “tim kampanye”. Pengertiannya pun sangat jelas: sebuah tim yang berkampanye atau mempersiapkan urusan kampanye bagi si calon gubernur. Tidak akan tercipta kontradiksi bila tim ini gagal atau berhasil.

(Melalui pencarian lewat Google.co.id saya mendapatkan 2530 artikel dengan “tim sukses” dan 1230 “tim kampanye” di Kompas.com. Sementara, di Tempointeraktif.com keadaannya terbalik; 4030 “tim sukses” dan 5530 “tim kampanye”)

Lantas mengapa media lebih memilih “tim sukses” daripada “tim kampanye” – atau setidaknya menuliskan keduanya berdampingan?

Akan jauh lebih baik bagi media bila mereka tidak genit menulis “tim sukses”. Akan lebih tercerahkan bagi masyarakat bila media tetap bertahan dengan “tim kampanye”.

Ada beberapa alasan:

Pertama, jika yang dimaksudkan dengan “tim sukses” adalah tim yang berusaha menyukseskan si calon, maka frase itu kurang “kena”. Semestinya “tim penyukses”. Jadi jika tim ini gagal atau berhasil, takkan ada kontradiksi. Secara logika pun lebih tepat.

Kedua, bukankah parameter sukses/keberhasilan hanyalah kemenangan dalam pemilihan? Si Anu menang, tim kampanye Anu sukses. Si Ani kalah, tim kampanye Ani gagal. Sesederhana itu bukan?

Nah supaya menang, si Anu butuh jumlah suara yang lebih banyak dari si Ani. Berlaku juga sebaliknya. Dalam rangka meraup suara sebanyak mungkin, mereka mengajak-membujuk-merayu masyarakat untuk memilih dirinya – itulah yang namanya “kampanye”.

Jadi apapun yang dilakukan sebuah tim untuk menyukseskan calonnya, sebenarnya setali tiga uang dengan kampanye. Buat apa bikin kosakata baru yang tak jelas – “tim sukses” – kalau begitu?

Ketiga, ini lebih didasarkan pada prasangka buruk. Saya curiga frase “tim sukses” dimunculkan (coined) oleh tim kampanye itu sendiri untuk mengesankan mereka sudah sukses. Kalau kecurigaan ini benar, bayangkan betapa senangnya mereka mendapatkan pertolongan media demi mengesankan kesuksesan itu, dengan gratis pula. Bayangkan pula betapa tololnya media yang tanggungjawab pertamanya ada pada publik, bukan politisi, dengan memberi pertolongan seperti itu.

Juga bayangkan betapa ruginya masyarakat, dengan didadahkan pencitraan seperti itu.

Besar harapan saya, ke depannya media akan kembali bertahan kuno dengan menulis “tim kampanye” dan tidak genit dengan “tim sukses”. Menjadi kuno kan bukan dosa sepanjang alasannya tepat?

20 Komentar:

Blogger trian h.a »
27 July, 2007 13:56  

/1/
..Ada beberapa alasan:..

jadi sebenarnya cuma ada dua alasan, kenapa harus menulis beberapa alasan?

/2/
alasan pertama, saya masih belum menangkap apa beda 'tim sukses' dan 'tim penyukses' dengan alasan diatas. saya pikir, kalau gagal (tidak menang), 'tim penyukses' pun juga salah karena ternyata tidak berhasil menyukseskan.

jadi kembali ke alasan /1/, malah bukan beberapa alasan kalau seperti ini.

salam, :)

Blogger Warastuti »
27 July, 2007 14:17  

Nyari di google??
Angger..si Ikram mah...

Kalo menurutku pemilihan kata "sukses" itu semata biar para anggota tim di-set utk berpikir untuk sukses

Diksi..oh diksi

Blogger ikram »
27 July, 2007 14:40  

Trian,

#1
Sebenarnya ada 3 alasan. Pertama, tim sukses belum tentu sukses jadi jangan dulu disebut sukses. Kalau tim penyukses, baru benar.

Kedua, kesuksesan adalah kemenangan. Supaya menang harus dipilih banyak orang. Supaya dipilih banyak orang harus kampanye. Jadi tim penyukses sama saja dengan tim kampanye. Buat apa bikin kosakata baru?

Ketiga (yang terlewatkan oleh Trian tadi), saya curiga frase tim sukses ini sengaja dipakai oleh tim kampanye demi mengesankan mereka memang sukses. Atau kalau menurut Ika, sengaja dipakai supaya mereka berpikir untuk sukses.

Wartawan tidak ada urusan dengan pencitraan diri atau pikiran positif para politisi. Tanggungjawab media kepada publik, bukan politisi.

(Menjawab Ika: Jadi ini bukan semata persoalan diksi)

#2
Anda belum bisa menangkap beda antara sukses dan penyukses? Hmm.. Bagaimana dengan contoh berikut:

Benda putih = benda yang putih.
Tim sukses = tim yg sukses.

Benda pemutih = benda yang memutihkan.
Tim penyukses = tim yang menyukseskan.

Jika sebuah tim penyukses gagal (tidak bikin menang), tidak ada contradictio in terminis disitu. Tapi jika tim penyukses menggagalkan, baru ada kontradiksi.

(Ini mirip pemutih yang malah bikin baju luntur dan malah kotor)

Jadi kembali ke #1, tetap ada 3 alasan dan karenanya cukup layak untuk disebut beberapa...

Blogger raida »
27 July, 2007 14:47  

UMR buat menjadi tim sukses berap yakk..;))

Blogger trian h.a »
27 July, 2007 18:00  

/1/
ok, ok saya terlewat oleh alasan ketiga.

/2/
saya justru bingung dengan komentar Anda:
jika sebuah tim penyukses gagal (tidak bikin menang), tidak ada contradictio in terminis disitu. Tapi jika tim penyukses menggagalkan, baru ada kontradiksi.


saya pikir tim sukses dan tim penyukses tidak jauh beda, mungkin ada beda tapi tetap esensi ada di sukses, karena memang ada kata sukses. *atau sense of bahasa saya yang salah?
begitu pula dengan pemutih atau putih.
jadi, kalau gagal tetap saja tidak disebut sukses.

akhirnya menurut saya, beberapa pun harus dipertanyakan karena hanya dua yang 'logis'.

:)

Blogger Dinda »
27 July, 2007 18:23  

kunjungi blog saya yg baru di sini

Blogger Dinda »
27 July, 2007 18:25  

terimakasih atas ilmunya, pak...
jangan kapok2 ya...

^_^

Blogger ikram »
27 July, 2007 18:51  

Mbak Raida, nggak tau berapa. Memangnya kenapa? Bisnis penyalur pembantu nggak diseriusin aja tuh? Hehehe.

Hai Dinda. Yoi sama-sama. Gua udah meluncur kesana dan meninggalkan komentar. Sekarang situ resmi jadi blogger. Soalnya nggak memblog di FS lagi hehe.

Blogger ikram »
27 July, 2007 19:31  

Trian,

#1
Oke, syukurlah kekeliruan itu sudah disadari.

#2
Secara sederhana, kontradiksi terjadi bilamana ada pertentangan dalam sebuah frase/kalimat. Ada antonim disitu. Misalnya seperti:

tambah >< kurang
bersih >< kotor
sukses >< gagal


Sekarang kita berlanjut ke kata bentukan dari tiap-tiap kata di atas.

penambah >< pengurang
pembersih >< pengotor
penyukses ><
penggagal

menambahkan >< mengurangi
membersihkan >< mengotori
menyukseskan ><
menggagalkan

Jika sesuatu yang menyukseskan gagal, itu tidak bertentangan.

Tapi jika sesuatu yang menyukseskan malah menggagalkan itu baru bertentangan.

Contoh lain: "dokter yang sakit". Adakah pertentangan disitu?

Tidak. Kalau dokter malah memperparah penyakit, itu baru bertentangan (dengan tugas dia yang menyembuhkan).

Jadi dokter pun boleh sakit.
Tim penyukses pun boleh gagal.

Nah, sekarang, bagaimana dengan Anda yang mengatakan kalimat saya tidak logis menurut sense Anda?

Ada pertentangan loh di situ. Anda mau pakai logika atau mau pakai sense? :P

Akhirnya, tetap ada 3 alasan dan karenanya beberapa tidak perlu lagi dipertanyakan...

:)

Blogger eRiek »
27 July, 2007 22:29  

setiap kata mempunyai maknanya. ehm, mesti belajar maknalogi nih. hehe...ilmu baru kali yah :-)

Blogger ikram »
28 July, 2007 00:02  

Betul Rik. Tiap kata punya makna. Maknalogi? Hehehe. Belajar dimana tuh mau dong ikutan.

Blogger Fatah »
28 July, 2007 10:54  

Memang utk merubah istilah-istilah itu biasanya harus punya power utk terus mengkampanyekan istilah-istilah baru itu!

Contohnya saja istilah WTS *Wanita Tuna Susila* yang tau-tau diganti dengan PSK *Pekerja Seks Komersil* itukan didukung dengan promosi2x yang gencar akan istilah baru itu *kalo saya sih lebih suka istilah yang dulu*

btw posting kamu yang "Debat Tim Calon Gubernur Jakarta di SCTV" masuk milis-milis loh !

Blogger ikram »
28 July, 2007 12:12  

Bener tuh. Contoh lain lagi: Lumpur Lapindo vs. Lumpur Sidoarjo. Maknanya kan jadi beda.

Masuk milis-milis? No comment ah :)

Anonymous bodhi »
29 July, 2007 12:09  

oke mari kita semua nonton BINAR di TVRI.. Binaaarrr.. Bahasa Indonesia yang Benar..

Blogger aLia_noZa »
30 July, 2007 10:10  

ikram mending jadi guru bahasa indonesia ajah..hehehe.
ih, gila deh pembahasan tentang sebuah suku kata aja kok ya panjang amat! sebenernya yang salah tuh bahasa kita yang konsisten tau..gimana mau diaku jadi salah satu bahasa internasional ya?hahaha

Blogger osman.saftari »
15 June, 2009 16:06  

cuma mau nanya,
kalo obat batuk, obat untuk menyembuhkan batuk.
kalo obat pintar? apakah obat untuk menyembuhkan pintar?

kalo obat pintar diartikan sebagai obat untuk membuat pintar, apakah berarti obat batuk berarti obat untuk membuat batuk?

Blogger oakleyses »
17 October, 2015 09:31  

gucci outlet, nike air max, tory burch outlet, oakley sunglasses, prada handbags, ugg boots, louis vuitton, polo ralph lauren outlet, louis vuitton, kate spade outlet, prada outlet, cheap oakley sunglasses, louis vuitton outlet, louis vuitton outlet, oakley sunglasses, ray ban sunglasses, tiffany jewelry, replica watches, michael kors outlet, longchamp outlet, louboutin, burberry, burberry outlet online, michael kors, christian louboutin outlet, ray ban sunglasses, oakley sunglasses, replica watches, oakley sunglasses, tiffany and co, nike free, michael kors outlet, ugg boots, louboutin shoes, ugg boots, uggs on sale, longchamp outlet, nike outlet, louis vuitton, polo ralph lauren outlet, longchamp, michael kors outlet, michael kors outlet, louboutin outlet, nike air max, ugg boots, michael kors outlet

Blogger oakleyses »
17 October, 2015 09:36  

hermes, sac longchamp, new balance pas cher, kate spade handbags, north face, ray ban uk, nike blazer, burberry, nike roshe run, nike free, nike free run uk, oakley pas cher, true religion jeans, coach outlet, sac guess, air jordan pas cher, nike air max, true religion jeans, ralph lauren uk, air max, hollister pas cher, vans pas cher, ray ban pas cher, timberland, abercrombie and fitch, michael kors, tn pas cher, nike air max, converse pas cher, louboutin pas cher, michael kors, lacoste pas cher, mulberry, michael kors, air force, coach outlet, hollister, nike roshe, coach factory outlet, true religion jeans, nike air max, coach purses, lululemon, hogan, michael kors, north face, vanessa bruno, ralph lauren pas cher, true religion outlet, longchamp pas cher

Blogger oakleyses »
17 October, 2015 09:41  

herve leger, soccer jerseys, hollister, new balance, p90x workout, soccer shoes, reebok shoes, ferragamo shoes, valentino shoes, chi flat iron, beats by dre, converse, asics running shoes, jimmy choo shoes, ray ban, instyler, north face outlet, north face outlet, mac cosmetics, ralph lauren, ghd, abercrombie and fitch, nike trainers, longchamp, iphone 6 cases, timberland boots, louboutin, gucci, nike air max, bottega veneta, oakley, birkin bag, wedding dresses, converse outlet, celine handbags, lululemon, mont blanc, babyliss, insanity workout, mcm handbags, nike roshe, nfl jerseys, nike huarache, hollister, nike air max, vans, hollister, giuseppe zanotti, baseball bats, vans shoes

Blogger oakleyses »
17 October, 2015 09:46  

louis vuitton, toms shoes, moncler outlet, canada goose outlet, ugg,uggs,uggs canada, hollister, coach outlet, canada goose, moncler, doudoune canada goose, juicy couture outlet, michael kors handbags, sac louis vuitton pas cher, pandora charms, canada goose, swarovski, louis vuitton, louis vuitton, doke gabbana outlet, wedding dresses, pandora jewelry, ugg boots uk, moncler, juicy couture outlet, swarovski crystal, moncler, lancel, moncler, supra shoes, michael kors outlet, replica watches, louis vuitton, pandora jewelry, ugg,ugg australia,ugg italia, moncler, canada goose uk, thomas sabo, pandora charms, michael kors outlet online, ugg pas cher, marc jacobs, canada goose, moncler, montre pas cher, barbour, canada goose outlet, links of london, barbour jackets, karen millen, canada goose, moncler, bottes ugg

Leave a reply Back to home

tentang saya

tulisan sebelumnya

arsip

IkramPutra©2010 | thanks for stopping by