Commitment is about doing whatever it takes.—Anonymous

Sabun apa yang seram?

Wednesday, September 17, 2008

Beberapa waktu yang lalu, Bat mengirim saya tebak-tebakan. "Masjid apa yang ada dalam air?" katanya. Setelah berpikir cukup keras dengan kemampuan otak yang seadanya, saya menjawab "Mas Jidan berenang".

Ternyata jawabannya adalah Masjid Salmon. OMG. Jadi sodara-sodara, ketika malam ini datang lagi tebak-tebakan yang isinya seperti ini:

+ Ikram, aku punya tebakan lagi. Sabun apa yang serem?

Saya pun memutuskan untuk menjawab:

- Nyerah aja deh...

Daripada capek-capek berpikir kemudian OMG lagi, ya kan. Dua menit kemudian, jawabannya datang:

+ Sabun Dove! Karena seperempatnya adalah monsterizer. Hahaha. Udah ah, aku jd malu sendiri.

Padahal yang satu ini lumayan lucu, loh, Bat. Hi hi hi.

That's why they say when you give to the poor,

Tuesday, September 16, 2008

" ... DO NOT LET YOUR LEFT HAND KNOW WHAT YOUR RIGHT HAND IS DOING!!!"
23 Indonesians dead in crush for cash handout
By IRWAN FIRDAUS

JAKARTA, Indonesia (AP) — At least 23 Indonesians were crushed to death Monday while trying to collect $4.25 in cash handouts from a rich family at a charity event marking the Islamic holy month, officials said. Eight others were critically injured in the stampede.

Several thousand people started gathering outside the house in Pasuruan, a town about 500 miles (800 kilometers) east of the capital of Jakarta, in the morning to collect their tithe, said local police chief Harry Sitompul. Source

Perbedaan Rumah dan Kediaman

Tuesday, September 09, 2008

Apa perbedaan antara rumah dan kediaman? Bagi saya sih sama saja. Tapi rupanya bagi beberapa orang, terutama pasukan pengawal presiden, rumah dan kediaman adalah dua hal yang berbeda.

Beberapa hari yang lalu seorang teman bercerita. Dia suatu waktu sedang berjalan kaki di daerah Menteng, Jakarta Pusat, ketika tiba-tiba seorang petugas berseragam menghentikan langkahnya. "Mbak, mohon berhenti dulu."

Dia pun bertanya ada apa sehingga harus berhenti. Si petugas menjawab, "Ini ... Bapak mau keluar."

"Hah? Bapak siapa Pak?" kata si teman saya ini. Petugas lalu berbisik memberitahukan bahwa yang dimaksud adalah Jusuf Kalla, Wakil Presiden.

"Oooh, memangnya rumahnya di sini ya Pak?"

"Bukan rumahnya Mbak. Tapi kediaman."

Google Chrome

Monday, September 08, 2008

Aga Wahyu bilang, Google Chrome benar-benar “dirancang untuk menggulingkan Firefox yang kabarnya merupakan browser paling banyak digunakan di dunia”. Ada tiga alasan yang membuat dia berkesimpulan demikian.

Well, saya punya alasan keempat buat Aga.

Segera setelah meng-uninstall Chrome, tiba-tiba Intenet Explorer akan terbuka! Kita lalu akan diminta untuk memberi alasan mengapa kita tidak ingin pakai Chrome lagi.

Bukan Firefox bukan Opera. Tapi Internet Explorer hehehe.

PS. Untuk para pembaca blog ini yg mungkin belum tahu:
Firefox, Opera, Internet Explorer, dan Google Chrome -- mereka adalah browser Internet :)

Hitung-hitungan Pengecer Rokok

Tuesday, September 02, 2008

Susah memang kalau punya pemerintah yang sukanya menebar wacana. Sebentar bilang ini sebentar bilang itu tanpa mengkaji lebih jauh dampaknya. Apapun tidak.

Misalnya seperti belakangan ini. Ada wacana tersebar di media massa, tentang rencana kenaikan cukai rokok. Kenaikan ini katanya efektif menaikkan pendapatan negara – sekaligus menekan jumlah perokok di bawah umur.

Tapi seperti biasa: belum lagi rencana itu terlaksana, harga rokok jadinya sudah naik lebih dahulu. Pemerintah apa tidak tahu hitung-hitungan penjual rokok yang aneh bin ajaib ya?

Dulu harga rokok di tingkat pengecer adalah sebagai berikut:

Sebatang dijual Rp 700
Dua batang Rp 1500 (pembeli rugi 100)
Tiga batang Rp 2.000 (untung 100)
Empat batang Rp 3000 (rugi 200)
Enam batang/setengah bungkus dijual Rp 4.000 (untung 200)

Nah sekarang jadinya begini nih:

Sebatang Rp 800
Dua batang Rp 1,500 (pembeli untung 100)
Tiga batang Rp 2,500 (rugi 100)
Empat batang Rp 3,000 (untung 200)
Enam batang/setengah bungkus dijual Rp 4,500 (untung 300)

Susah memang. Kemarin katanya mau bikin seragam khusus tersangka kasus korupsi. Mau eksekusi mati terpidana kasus bom Bali. Tapi semuanya wacana, kebanyakan malah. Apapun tidak.

tentang saya

tulisan sebelumnya

arsip

IkramPutra©2010 | thanks for stopping by