Commitment is about doing whatever it takes.—Anonymous

Curhat ke Ibu

Tuesday, September 18, 2007

Barusan ini Ibu menelfon. Dia bilang dia baru selesai membikin soal untuk kuis besok. Kami lalu ngobrol-ngobrol. Saya menceritakan semua hal yang menimpa saya belakangan ini -- mulai soal kena usir di kelas (dan langsung divonis tidak lulus) sampai rencana ke depannya bagaimana. Saya senang bisa memberi dia gambaran gamblang tentang semuanya.

Soalnya sebelum ini, saya sedikit "bersembunyi" dari Ibu karena khawatir akan kondisi kesehatannya yang sempat menurun. Tapi syukurlah akhirnya bisa juga cerita. Ibu pendengar yang sangat baik. Saya senaaang sekali!

Di akhir pembicaraan saya meminta maaf kalau-kalau telah membuatnya kecewa. Saya juga minta didoakan supaya diterima di sebuah program magang satu suratkabar di Jakarta. Ingin sekali jadi wartawan nih. Mohon doanya juga ya kawan-kawan?

Terimakasih :)

29 Komentar:

Blogger titikn0l »
19 September, 2007 03:25  

Komunikasi orang tua-anak selalu diperlukan.
Jadi wartawan yah, saya dukung, yang penting tetap independen.

Anonymous raida »
19 September, 2007 05:36  

Pedeee... aja, biasanya (2 kantor surat kabar) yg pernah aku jumpai dan tempati :P jarang menolak langsung sesorang yg pengen menguji kemampuan, paling gak di kasih waktu selama sebulan.

owiyah, siapkan liputan2 menarikmu... sapa tau entar sangat membantu dengan itu..gudlakkk yahh..

Blogger Dinda »
19 September, 2007 07:56  

saya doaken kram...
semoga sukses...

Anonymous stania »
19 September, 2007 09:13  

Jakarta Post ya?

Blogger ikram »
19 September, 2007 09:44  

Terimakasih.... terimakasih....
(Iya Stan, Jakarta Post)

Blogger hapsari s. a. »
19 September, 2007 11:13  

Semoga berhasil ya Kram ^^

Blogger one »
19 September, 2007 11:53  

aslkm..
lam kenal kram..

hmm,,yaaah sepahit apapun suatu kejadian yg nimpa kita, harus diceritain sama orang tua,,tapi nurut gue harus kita pilih kapan waktu dan bagaimana kata2 yang tepat..
wassalam..
www.likalikulaki.wordpress.com
blog gueh,,hehe

Blogger Lucky »
19 September, 2007 12:11  

ayo kram, jadi wartawan!
didoakan, ga sabar baca tulisannya ntar ;))

Blogger Irvan »
19 September, 2007 19:42  

wartawan lepas atau wartawan terikat?
hihihi.

-IT-

Blogger ikram »
19 September, 2007 20:08  

Terimakasih Sari. Salam kenal juga One (nama aslinya siapa? hehe)

Nanti baca sekaligus kritik juga ya Lucky!

Irvan: mentang-mentang komentator lepas, pas jadi wartawan juga wartawan lepas ya? Hahaha.

Anonymous bodhi »
20 September, 2007 14:02  

gw doain kram.. semoga keterima.. jangan lupa celebration party-nya aja ntar.. hehe..

buzz me, i know you are online. haha.

Blogger boodee »
20 September, 2007 21:20  

ketika baca postingan ikram yang lain gw ngabayangin sosok ikram seperti 'Gie'

tapi gw baca "Ibu pendengar yang sangat baik. Saya senaaang sekali!" gw jadi ngebayangin ikram seperti nobita..

hehehehe..
piss, bro..

Blogger Dinda »
20 September, 2007 21:24  

hehehe, cocok juga jadi nobita...

Anonymous leksa »
21 September, 2007 04:22  

tau napa gue ga punya cewe ampe sekarang???

karena belum ada seorang wanita pun yang bisa merespon ketololan gue seindah Emak ke gue,.. :)






*halah pembenaran..hahaha

Blogger ikram »
21 September, 2007 07:08  

Terimakasih Bodh. Iya saya online. Tapi kamu tak terlihat tuh?

Nobita? Hahahahaha. Tanya Andre aja, cocoknya gua jadi apa (eh makan-makan yuk berempat? Dinda yang traktir..)

Ijal: Wanita Jogja pasti ada yang penuh pengertian... :D

Blogger Nadya Fadila »
21 September, 2007 10:18  

smoga sukses ikram!!!!
cocoklah kalau dikau mah!
gutlakkkkkkk!

Anonymous upi »
21 September, 2007 22:28  

use good english ok ikram, don't like in our campus now.

Blogger muthe »
23 September, 2007 20:56  

semoga lu diberikan yang terbaik,kram!

Blogger hengki »
23 September, 2007 22:19  

God Bless U krom..

sori di 'kesempatan' terakhir gak bisa ngapa-ngapain jadinya,,

:)

Blogger Audrey Cornu »
23 September, 2007 23:48  

Saya juga baru ditelpon Ibu..
Senangnya. :)

Blogger boodee »
26 September, 2007 09:37  

makan-makan!!!
hayuuuu..!!

kapan?

Blogger f.dian ardi wulandari »
28 September, 2007 12:36  

Ibu,bagaimanapun.Biar marah,biar senyum,biar membentak,biar tertawa,biar menusir,biar memukul,biar melakukan apapun pada kita,semuanya didasarkan oleh satu hal...CINTA...

Anonymous vienz »
28 September, 2007 13:33  

I wish you luck!!

Blogger qbl »
29 September, 2007 20:48  

semoga sukses ya mas ikram! waa, kalo ada tulisannya di Jakarta Post kasi tau ya, biar ntar saya beli. -di himp cuma langganan Kompas nih :p-

Blogger reevan »
01 October, 2007 22:12  

Selamat ya...
Akhirnya sekarang seorang Ikram bukan lagi mahasiswa yang kebingungan dengan kuliahnya, tapi sekarang dia telah menjadi seorang yang mulai menapaki jejak langkah yang diinginkannya...
Eh ngomong-ngomong kalo' nanti sudah mulai reportase dan nulis di The Jakarta Post, masih sering ga nulis di blog?

Blogger rizki »
02 October, 2007 19:36  

Pasti keterima!
di media apapun, di manapun.. =)

Sukses Selalu Kram..
Kbr2i ya kl udah di Jkt.. ;>

Anonymous edratna »
06 October, 2007 03:49  

Seorang ibu pasti memahami kesulitan maupun kebahagiaan anaknya.Jangan ragu untuk cerita pada ibu, tapi pilih waktunya agar kalau ibu punya sakit jantung nggak langsung kumat.

Dan bagi ibu, kebahagiaan anak di atas segala-galanya. Moga pilihannya sudah tepat.

Blogger Sandy Eggi »
07 October, 2007 01:40  

wah keren ya jadi wartawan .. :) saya dulu hampir saja kerja di perusahaan media surat kabar .. tapi ga jadi :(

eh diusir dari kelas kenapa ? telat ? ato rame ?

Anonymous usaha laundry »
30 September, 2010 10:05  

usaha laundry , bisnis laundry , deterjen laundry , waralaba laundry , franchise laundry , softener laundry , pewangi laundry

Leave a reply Back to home

tentang saya

tulisan sebelumnya

arsip

IkramPutra©2010 | thanks for stopping by