Commitment is about doing whatever it takes.—Anonymous

Tentang Selebaran Gelap

Wednesday, May 11, 2005

WAKTU saya menjadi panitia OSKM -- ospek skala kampus, bukan hanya departemen -- adalah pertama kalinya saya memperhatikan selebaran gelap di ITB. Entah bagaimana mulanya, tapi suatu pagi saya melihat ada banyak tempelan kertas di gedung-gedung. Isinya menuduh OSKM kami itu sudah tak murni lagi, tapi ditunggangi pihak luar kampus. Tak heran, tulisnya, jika tema OSKM kali ini berbau kekeluargaan.

Saya lupa nama pihak yang menyebarkannya. Tapi biarpun saya ingat, itu pasti fiktif. Namanya juga selebaran gelap.

Selebaran itu menyerang "anak depan". Maksudnya, pegiat Salman. Dari tengah kampus menghadap ke gerbang depan, Salman kan memang adanya di depan kita. Mereka yang bergiat di sana rata-rata punya relasi dengan Gamais, KAMMI, dan... PKS. Nah kebetulan, tahta Presiden KM dipegang mereka ini waktu itu. Ini mungkin yang dimaksud dengan penunggangan -KM dipegang anak depan yang dekat dengan PKS.

Jadi saya pakai logika sederhana: selebaran itu pastinya dibuat orang-orang sakit hati. Entah musuh politik "anak depan", atau pihak yang kalah waktu pemilihan Ketua OSKM (dan kemudian berpikir ah-gua-mau-jadi-oposan-aja-deh).

Selang beberapa hari kemudian, muncul pula selebaran baru. Ditempel juga. Yang ini membantah tuduhan selebaran pertama. Saya tak ingat semua kalimatnya, tapi kira-kira begini: jangan dengarkan tuduhan mereka (selebaran pertama). Buat apa dengarkan. Mereka itu kafir, kerjaannya mabuk-mabukan.

Mungkin lebih enak kalau saya kasih tahu sekelumit perpolitikan kampus. Di kami, ada dua kubu yang suka sekali jadi binatang politik. Ada anak depan, ada anak belakang. Dari tengah kampus, di belakang kita kan ada Sunken Court. Nah, di sana ada PSIK. Dalam berpolitik, dan sehari-hari, mereka ini nggak membawa-bawa agama. Singkat kata, sekuler.

Kalau pakai logika sederhana yang tadi, kali ini anak belakang yang diserang. Dikatain suka mabuk-mabukan. Berarti, anak belakang dicitrakan sebagai pembuat selebaran pertama. Dan pembuat selebaran kedua adalah anak depan.

Dasar logika sederhana, saya hampir saja ditipu. Mau tahu kenyataannya? Kedua selebaran gelap itu ditulis dengan jenis huruf (font) yang sama, format tulisan yang sama, dan gaya bahasa yang sama!

Jelas sekali kalau yang menulis keduanya itu satu orang. Rupanya dia sengaja ingin ketahuan, kalau nggak mau disebut terlalu bodoh untuk ukuran provokator kelas kampus.

Tapi, sekali lagi, nggak apa apa kok. Namanya juga selebaran gelap. Siapapun penulisnya, nggak perlu dipikirkan. Sebab, dia sendiri terlalu pengecut untuk menuliskan namanya. Saya nggak pernah berharap ada kredibilitas atau akuntabilitas dari sana. Anggap saja tulisan itu sampah.

***

SEKARANG ceritanya agak berbeda. Ada dua selebaran yang hendak saya bicarakan. Keduanya tidak gelap, sebab nama penerbit dicantumkan. Yang pertama dari PSIK, soal pemilihan presiden KM. Yang kedua dari HATI, soal Konferensi Asia Afrika. Metode keduanya sama, ditempel-tempel di sana sini.

PSIK, dengan label Badan Investigasi-nya, menulis tentang kecurangan pemilu KM. Kata mereka, pemilu berikut kampanye hanyalah kedok belaka. Pemenang pemilu sudah ketahuan dari awal. Maaf, menulis agaknya ungkapan kurang tepat. Mestinya itu menuduh -- sebab mereka tak mengajukan satu bukti pun.

Menggelikan?

Nanti dulu. Saya malah kagum. Dengan keyakinan seperti itu, mungkin saja mereka sudah melangsungkan quick count buat pemilu KM yang nggak seberapa itu.

Tapi yang jelas, saya -- dan mungkin warga kampus lainnya -- butuh lebih dari sekedar tuduhan atau "investigasi" (menurut bahasa PSIK). Kami butuh bukti.

HATI bahkan bukanlah unit kemahasiswaan di ITB. Mereka ini punya relasi dengan Hizbut Tahrir Indonesia. Saya perhatikan, mereka rajin menggulirkan isu-isu khilafah. Pemerintahan Islam. Selebaran mereka tentang KAA ini juga berujung dengan kalimat "Revolusi Islam".

Saya baca di selebarannya, negara-negara Asia Afrika tidak berusaha membela Palestina -yang sampai sekarang belum merdeka. Banyak penduduk negara Asia Afrika beragama Islam, sebagaimana di Palestina. Tapi mereka malah tetap tunduk pada imperialisme Amerika. Tak ada yang baru di sana, tak seperti KAA 1 yang melahirkan Gerakan Non Blok (yang adalah sebuah blok baru juga sebenarnya). HATI menyebut KAA 2 sebagai "the chicken conference" alias konferensi-nya para pengecut -- sebab tak mau membela tadi.

Hmm... Agaknya mereka tak sadar ini: mengklaim sesuatu tanpa bukti kuat adalah juga sebuah tindakan pengecut.


------
OSKM: Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa
Gamais: Keluarga Mahasiswa Islam
KAMMI: Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia
PKS: Partai Keadilan Sejahtera
KM: Keluarga Mahasiswa
PSIK: Perkumpulan Studi Ilmu Kemasyarakatan
HATI: Harmoni Amal Titian Ilmu

23 Komentar:

Blogger Unknown »
12 May, 2005 11:12  

Kram...

U gave such a good information and opinion.

I'm NOT involved with those, even u can call me "anak depan" too. And i didn't know anything about the first "selebaran gelap". And that's very, very, very interesting thing!

Hmmm, i think that we should take more discussion about our campus issues...

Blogger ikram »
12 May, 2005 11:39  

That's why. I didn't say you're involved. Indeed I didn't say anyone is involved.

I just dislike that habit: saying something without hard proof. So chicken... Hehe.

Okay, I would be glad to have a discussion with you, Les.

Anonymous Anonymous »
16 May, 2005 10:43  

selebaran gelap itu habit lama anak itb, dulu bahkan lebih parah, udah serang-serangan agama dan terang2an ngomong orang atau institusi... hal ini cukup lama berlangsung kok... dulu lucu lagi, saking banyaknya selebaran gelap, akhirnya salah seorang anggota boul me'legal'kan selebaran gelap, di boul nomer 41, lengkap pake nama dan nim... : ) kalo gue bilang, surat pembaca dibuka lagi deh. itu loh habit orang kita, ga ngerti yang namanya hak jawab, dan blum sadar media... ato ga usah muluklah, hak dan kewajiban kita di negara yang menganut hukum positif ini, pada tau ga sih? hehe disitu peran boul, sebagai wadah civil society.. bikin campaign hak jawab deh, dan legalin aja selebaran gelap lewat boul, tentu dengan mencantumkan identitas pengirim... kalo berani... hehe
-mas adi-

Blogger ANDRE »
16 May, 2005 17:56  

Ketika gue berpikir tulisan lo ini sedang seru-serunya dan gue berharap akan terus membaca....., eh malah habis.

Kurang panjang...

Blogger Nod-nya Tea »
18 May, 2005 10:39  

Nice blog. Gw sendiri pernah jadi "politisi kampus" dengan menjadi Sekjen Himpunan Jurusn. And i absolutely agree kalo orang yang cuma bisa menjelek-jelekan tanpa bukti itu disebut Pengecut. Kalo ditanya apa yang sudah dilakukan penulis selebaran buat Palestina, paling2 jawabnya cuma mendukung lewat doa. Palestina-Israel menurut gw lebih baik berdamai aja, ga baik perang/membunuh dengan membawa nama Agama, coz agama mana yang menyuruh umatnya membunuh?

to Ikram, salam kenal juga, Nice to "meet" ya

Blogger ikram »
20 May, 2005 20:55  

Dotski, yang bener aja masa Boul melegalkan selebaran gelap? Itu perbuatan lebih hina daripada Eureka tau. Udah tajir, bego pula!

Gua pikir sih nggak usah. Mereka memilih menyebarluaskan gagasan dengan tempelan2 dan menjadi pengecut dengan anonim. Ya sudahlah. Mari kita kata-katain saja :)


Andre, Hah? Kurang panjang? Makin panjang makin nabung dosa sih Ndre.. Makanya dikit2 aja. Hihi.


Ode, Thanks for visiting!

Blogger adiwiarta »
24 May, 2005 03:25  

...Dari tengah kampus, di belakang kita kan ada Sunken Court. Nah, di sana ada PSIK. Dalam berpolitik, dan sehari-hari, mereka ini nggak membawa-bawa agama. Singkat kata, sekuler...

emang lo pernah ikutan diskusi psik? dialog ramadan-JIL (2003), dialog Jalaludin Rahmat di LFM (2004)?

"dan sehari-hari, mereka ini nggak membawa-bawa agama" maksudnya apa?

jangan ampe jeruk makan jeruk yak.

andi m adiwiarta | 12402007
rakyat PSIK ITB sedjak 2002

Blogger adiwiarta »
24 May, 2005 03:41  

Selebaran itu menyerang “anak depan”. Maksudnya, pegiat Salman.
~ups, gw keberatan dengan definisi lo yang ini. gw banyak kenal pegiat salman yang tidak ikutan masalah kampus. salman adalah mesjid tempat semua umat islam, anggota psik jg ada yang menitingin solat berjamaah di sini.
pegiat salman=orang-orang yang memakmurkan salman.

Dari tengah kampus menghadap ke gerbang depan, Salman kan memang adanya di depan kita.
~pendekatan geopolitik yang lucu memang,dan lo makan definisi ini bulet2 sejak lo lahir di kampus ini.

kondisinya yang lo deskripsiin itu jaman kapan? lo ikutin terus donk perkembangan sekarang. apakah kondisinya 'separah' itu? gw pikir enggak. psik menarik karena ada gamais (misalkan) karena buat gw kita saling membutuhkan pada dasarnya. kalo ada orang awam yang menelan bulet2 konflik profan ya perbaiki lagi la definisi-definisinya. gw sendiri sebagai anak psik dan ketua himpuan merasa baik2 aja sama ketua himpunan dari gamais, dan kita suka solat berjamaah bareng di salman.

apalagi sejak 1 desember 2004 hubungan gamais-psik secara personal (pa gw doank yak?) romatiz abisss!

andi m adiwiarta
pecinta gamais sedjak 1 desember 2004

Blogger ikram »
25 May, 2005 09:04  

Andi dan semuanya yang membaca,

Tidak membawa-bawa agama, artinya tidak menjadikan agama sebagai panduan/koridor dalam berpolitik. Sekulerisme itu memisahkan agama dalam kehidupan sehari-hari, kan?

Sedangkan definisi pegiat Salman, mengacu pada mereka yang sebaliknya; mengintegrasikan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Islam, yang saya tahu, memang tidak sekedar mengatur hubungan manusia dan Tuhannya saja, tapi juga mencakup kehidupan dunia. Pegiat Salman berusaha melaksanakan Islam itu seutuhnya (kaffah). Karenanya, dalam berpolitik pun mereka bernafaskan agama.

Istilah "depan" dan "belakang" tentu saja latar belakangnya geografis. Kalau bukan, apa dong? Dan kalau saya ditanya apa kondisinya separah itu, saya tak bisa dan tak mau jawab. Begini, saya sama sekali tidak membicarakan hubungan mereka. Apalagi soal konflik, yang Andi singgung. Ini kan topiknya selebaran gelap:)

Semoga jadi lebih jelas.

Anonymous Anonymous »
25 May, 2005 10:23  

Nah kan, legalin aja udah, daripada cuman di blog, yang baca juga yang tau dan kenal ikram doang... hehehe selebaran gelap, depan, belakang, tengah, timur, barat, itu istilah dari jaman kapan... walaupun mungkin kondisi riil peta politik kampus sekarang ga terlalu sama, tapi istilah itu gue rasa sah-sah saja, dan wajar untuk dipakai... karena, memang secara geopolitik seperti itu bukan? nah, makna yang terkait dibalik itu, tentu saja itu berdasar persepsi dan interpretasi masing.

gue rasa para 'elit' politik kampus, kudu lebih membumi lagi ke kampus, tidak sebatas konstituen, tapi juga ekstra konstituen. janganlah sebatas menuding bahwa kita tidak pernah mengikuti diskusi institusi tertentu, karena itu adalah pilihan. tapi kalau rakyat kampus merasa nyaman, dan terbuka, tidak takut buat ngikutin diskusi2 yang diadain institusi2 yang notabene punya 'nama', yah mungkin, mereka memang terlalu jauh dengan rakyat kampus... : )

adi nugroho

Blogger bascomms »
25 May, 2005 21:16  

haiiii salam kenal... nanti kita ketemu di pelatihan ya...
blog kamu saya link ya di blog saya yang www.zachzipper.blogdrive.com

Blogger Beni Suryadi »
26 May, 2005 20:36  

..........menuduh OSKM kami* itu sudah tak murni...............
..........kebetulan, tahta Presiden KM dipegang mereka* ini........

kami (m-nya cuma satu ;p) : ikram, sony, ruth dan mahasiswa-mahasiswi ITB lainnya yang jadi panitia OSKM tanpa peduli siapapun cukongnya kabinet, yang penting bisa have somefun, ketemu brondong-brondong cakep, belajar dan mengajar, dan berkontribusi buat kemahasiswaan ITB (amin).....oya gw juga kayaknya....hehehe....bukan produk OSKM tapi kemaren sempat jadi mentor.

mereka : kata ganti orang ketiga jamak ^_^

Suatu keunikan di kampus kita tercinta......
Gelap juga euy.... ^_^ .......
Tapi gpp lah..yang penting kita bisa saling mengerti peran kita masing-masing..tetap ceria dan taat beribadah.....

Cat : cerita ini hanya fiksi.....kesamaan nama dan tempat disengaja untuk memperkeruh suasana.

Blogger Beni Suryadi »
27 May, 2005 10:44  

hahah...next issue kram...ada selebaran gelap lagi tuh dari "orang iseng" miss universe, korupsi dan kemahasiswaan......menurut guw (kayaknya masih sama ma yang kemaren deh yang bikinnya*...)....

*asumsi lagi2 hanya untuk memperkeruh suasana

okeh..selamat nulis lagi..ditunggu

Blogger ikram »
27 May, 2005 16:25  

Wah, gua blom liat tuh Ben.
Ntar deh kalo ketemu cabut satu.

saya senang kalo suasana makin keruh. jadi saya makin keliatan jernih-nya :)

Anonymous Anonymous »
28 May, 2005 23:11  

tentang jauh atau dekat dari masyarakat kampus itu juga pilihan. yang saya pahami adalah pendekatan yang dilakukan unit2 yang punya 'nama' memang khas dengan karakter masing2. ada yang menggambar besar2 poster anti kemapanan dsb. menuduh dan menyanyakan jelas beda konteksnya, dan selesai ketika dijawab. dengan anda menulis menuduh maka sebaiknya anda telah melakukan tuduhan.

panitera acara penuduh 1: andi adiwiarta
anda: kang adi nugroho dan penuduh 2 berpemikiran serupa

buat ikram: lo jernih ato kusam pada dasarnya lo yang nilai sendiri.dan mengamat-ngamati sambil mengomentari seperut hati juga adalah pilihan.

andi m adiwiarta

Anonymous Anonymous »
28 May, 2005 23:11  

tentang jauh atau dekat dari masyarakat kampus itu juga pilihan. yang saya pahami adalah pendekatan yang dilakukan unit2 yang punya 'nama' memang khas dengan karakter masing2. ada yang menggambar besar2 poster anti kemapanan dsb. menuduh dan menyanyakan jelas beda konteksnya, dan selesai ketika dijawab. dengan anda menulis menuduh maka sebaiknya anda telah melakukan tuduhan.

panitera acara penuduh 1: andi adiwiarta
anda: kang adi nugroho dan penuduh 2 berpemikiran serupa

buat ikram: lo jernih ato kusam pada dasarnya lo yang nilai sendiri.dan mengamat-ngamati sambil mengomentari seperut hati juga adalah pilihan.

andi m adiwiarta

Anonymous Anonymous »
28 May, 2005 23:12  

ih kok ke kirim dua kali...apus atu degh kalo bisa kram.

Blogger Beni Suryadi »
29 May, 2005 09:08  

ikram said: saya senang kalo suasana makin keruh. jadi saya makin keliatan jernih-nya :)

boleh juga tuh sebagai inspirasi bercinta ^_^

hahahh.....eh sekarang gw dah (bisa) nulis lho...ga sekedar prosa cinta doank hahahhaha....

www.benxiklopedi.blogdrive.com
(pujiannya ntar aja...masih tahap belajar kok ;p)

Blogger ikram »
31 May, 2005 02:00  

Eh iya, mumpung ada rakyat PSIK nih. Gimana, bukti-bukti kecurangan Pemilu bakal dibagi-bagi ke kita-kita nggak...

Ben, inspirasi bercinta gimana? Copyrighted tuh! Hehe.

Blogger oakleyses »
17 October, 2015 09:03  

hermes, sac longchamp, new balance pas cher, kate spade handbags, north face, ray ban uk, nike blazer, burberry, nike roshe run, nike free, nike free run uk, oakley pas cher, true religion jeans, coach outlet, sac guess, air jordan pas cher, nike air max, true religion jeans, ralph lauren uk, air max, hollister pas cher, vans pas cher, ray ban pas cher, timberland, abercrombie and fitch, michael kors, tn pas cher, nike air max, converse pas cher, louboutin pas cher, michael kors, lacoste pas cher, mulberry, michael kors, air force, coach outlet, hollister, nike roshe, coach factory outlet, true religion jeans, nike air max, coach purses, lululemon, hogan, michael kors, north face, vanessa bruno, ralph lauren pas cher, true religion outlet, longchamp pas cher

Blogger oakleyses »
17 October, 2015 09:07  

herve leger, soccer jerseys, hollister, new balance, p90x workout, soccer shoes, reebok shoes, ferragamo shoes, valentino shoes, chi flat iron, beats by dre, converse, asics running shoes, jimmy choo shoes, ray ban, instyler, north face outlet, north face outlet, mac cosmetics, ralph lauren, ghd, abercrombie and fitch, nike trainers, longchamp, iphone 6 cases, timberland boots, louboutin, gucci, nike air max, bottega veneta, oakley, birkin bag, wedding dresses, converse outlet, celine handbags, lululemon, mont blanc, babyliss, insanity workout, mcm handbags, nike roshe, nfl jerseys, nike huarache, hollister, nike air max, vans, hollister, giuseppe zanotti, baseball bats, vans shoes

Blogger oakleyses »
17 October, 2015 09:11  

louis vuitton, toms shoes, moncler outlet, canada goose outlet, ugg,uggs,uggs canada, hollister, coach outlet, canada goose, moncler, doudoune canada goose, juicy couture outlet, michael kors handbags, sac louis vuitton pas cher, pandora charms, canada goose, swarovski, louis vuitton, louis vuitton, doke gabbana outlet, wedding dresses, pandora jewelry, ugg boots uk, moncler, juicy couture outlet, swarovski crystal, moncler, lancel, moncler, supra shoes, michael kors outlet, replica watches, louis vuitton, pandora jewelry, ugg,ugg australia,ugg italia, moncler, canada goose uk, thomas sabo, pandora charms, michael kors outlet online, ugg pas cher, marc jacobs, canada goose, moncler, montre pas cher, barbour, canada goose outlet, links of london, barbour jackets, karen millen, canada goose, moncler, bottes ugg

Blogger 艾丰 »
19 December, 2015 09:30  

jianbin1219
cheap jordans
marc jacobs outlet
tods shoes,tods shoes sale,tods sale,tods outlet online,tods outlet store,tods factory outlet
kobe 9 elite
hollister shirts
hollister
instyler ionic styler,instyler,instyler ionic styler pro
babyliss outlet
converse sneakers
valentino shoes
salomon speedcross 3
ed hardy outlet
nike air foamposite one,foamposite,foamposites,foamposite release 2015,foamposite sneakers,foamposites for sale,foamposite gold
air jordan 4 free shipping
tommy hilfiger outlet
bottega veneta outlet online

Leave a reply Back to home

tentang saya

tulisan sebelumnya

arsip

IkramPutra©2010 | thanks for stopping by